Diskusi Publik Pencegahan Anti Korupsi, Penasehat KPK Ajak Mahasiswa-Mahasiswi Berani Jujur

Penasehat KPK baju Batik hijau saat melakukan Diskusi Publik bersama mahasiswa-mahasiswi Pondes Wali Songo (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)
Penasehat KPK baju Batik hijau saat melakukan Diskusi Publik bersama mahasiswa-mahasiswi Pondes Wali Songo (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)

SITUBONDOTIMES – Penasehat Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Budi Santoso didamping Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH dan Sekda Kabupaten Situbondo Drs. H. Syaifullah MM menggelar diskusi publik Anti Korupsi dengan Mahasiswa dan Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Pondok Pesantren Wali Songo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Sabtu (20/7/2019).

Dalam diskusi itu, Budi penasehat KPK membuka kisah tentang pembangunan tembok Cina dan menerangkan panjang lebar tentang persoalan korupsi yang melanda Indonesia dihadapan ratusan mahasiswa mahasiswi Ponpes Wali Songo asuhan KH. Moh. Kholil Asad Syamsul Arifin.

"KPK tidak akan dapat bekerja secara maksimal apabila tidak mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk jika tak mendapat dukungan dari mahasiswa-mahasiswi Pondok Pesantren Wali Songo ini. Oleh karena itu, kehadiran saya ke pondok ini untuk berdiskusi tentang pencegahan dan pembrantasan korupsi yang saat ini merajalela di Indonesia,” jelas Budi Santoso di hadapan ratusan mahasiswa-mahasiswi.

Tak hanya itu saja diskusi publik tentang pencegahan korupsi yang disampaikan Budi Santoso, namun dia juga mengimbau kepada mahasiswa-mahasiswi sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Pondek Pesantren Wali Songo agar selalu berbuat atau berani jujur dalam berbagai hal.

“Kejujuran dalam berbagai hal merupakan modal utama untuk memerangi tindak pidana korupsi. Karena korupsi akar dari segala macam kejahatan yang menyengsarakan rakyat,” bebernya.

Oleh karena itu, sambung Budi Santoso, mahasiswa-mahasiswi sebagai penerus pemimpin bangsa, mulai sekarang harus berani berbuat jujur. 

“Dengan perbuatan jujur, maka kita akan terhindar dari tindakan korupsi. Karena KPK sudah banyak menjebloskan orang-orang tak jujur dalam berbagai hal. Dan KPK tak pandang bulu dalam melakukan tindakan korupsi kepada semua profesi,” tuturnya.

Dalam diskusi publik itu, Budi Santoso juga menceritakan rusaknya jembatan yang ada di Kabupaten Kutai Karta Negara dan memjebloskan bupatinya ke bilik penjara. “Jembatan yang dibangun di Kutai Kerta Negara untuk berkekuatan 70 hingga 100 tahun, namun ternyata baru beberapa tahun sudah ambruk,” pungkasnya. 

Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]situbondotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]situbondotimes.com | marketing[at]situbondotimes.com
Top