Keberangkatan CJH Situbondo Tadi Malam Dilepas Bupati

Situasi pemberasngkatan CJH Situbondo di halaman belakang kantor Pemkab Situbondo (Foto Heru Hartanto/SitubondoTIMES)
Situasi pemberasngkatan CJH Situbondo di halaman belakang kantor Pemkab Situbondo (Foto Heru Hartanto/SitubondoTIMES)

SITUBONDOTIMES – Tadi malam, sebanyak 656 calon haji asal Kabupaten Situbondo diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya dengan menggunakan 17 armada bus dan diperkirakan tiba di Asrama pada Sabtu pagi ini.

Pemberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Situbondo dibagi menjadi tiga bagian. Bagi calon jamaah haji dari wilayah timur berkumpul di kawasan Pondok Pesantren Salafiyah Sukorejo, Kecamatan Banyuputih menggunakan 6 armada bus.

Untuk wilayah tengah (perkotaan), pemberangkatan calon jamaah haji berkumpul di halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Situbondo, menggunakan 8 armada bus. Sedangkan, untuk wilayah barat yakni di Kecamatan Besuki menggunakan 3 armada bus.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo memberikan bantuan fasilitas bus gratis berikut akomodasinya bagi calon jamaah haji pulang pergi," ujar Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH usai melepas memberangkatkan calon jamaah haji dari halaman belakang Kantor Pemkab Situbondo, Jl. PB. Sudirman N0 1 Situbondo.

Bukan hanya itu saja yang disampaikan Bupati Dadang, namun dia juga berpesan kepada calon jamaah haji Kabupaten Situbondo tetap menjaga kesehatan selama perjalanan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah dan membawa nama baik Indonesia dan khususnya nama baik Kabupaten Situbondo saat berada di Arabsaudi.

"Semoga para calon jamaah haji Situbondo selalu sehat dan selamat sampai di Tanah Suci dan pulang ke Situbondo menyandang predikat haji mablur dan bisa menjaga nama baik Kabupaten Situbondo saat melaksanakan ibadah haji," harap Bupati Dadang.

Sementara itu, data yang tercatat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo menerangkan dari 656 orang calon jamaah haji Situbondo ada sekitar 300 orang di antaranya memiliki risiko tinggi rentan sakit. Mereka yang berisiko tinggi terganggu kesehatannya sebagian besar karena faktor usia tua, bukan dominan karena penyakitnya. Namun demikian, petugas kesehatan telah mencatat riwayat penyakit masing-masing calon jamaah haji ke dalam buku catatan yang dikalungkannya.

Hal pengalungan riwayat kesehatan para CJH tersebut, untuk memudahkan tim petugas kesehatan di Tanah Suci Mekkah dan memudahkan tim medis mengantisipasi obat-obatan apa saja yang perlu dipersiapkan jika sewaktu-waktu ada calon haji yang sakit.

Keberangkatan para calon jamaah haji asal Situbondo ini didampingi oleh Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIH) serta Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Dalam satu kelompok, mereka didampingi satu petugas TPHI dan satu petugas TPIH serta satu dokter dan dua perawat.

Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]situbondotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]situbondotimes.com | marketing[at]situbondotimes.com
Top