Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Lurug Kantor KPU dan Panwaslu

Ahmad Zainuri Ghazali penanggungjawab aksi diatas truk saat orasi menggunakan kemeja putih kopyah merah (Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)
Ahmad Zainuri Ghazali penanggungjawab aksi diatas truk saat orasi menggunakan kemeja putih kopyah merah (Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)

SITUBONDOTIMES – Ribuan massa Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Situbondo ngeluruk Kantor Panwaslu di Jalan Madura Situbondo dan Kantor KPU Jalan Cendrawasi Situbondo. Kehadiran massa tersebut selain akan menyampaikan keprihatinannya terhadap pemilu 2019 juga akan menggelar doa bersama terkait adanya kecurangan-kecurangan dalam pemilu 2019, Senin (20/05/2019).

Massa AMPD yang datang dari berbagai daerah di Situbondo tersebut begitu tiba di Kantor Panwaslu Kabupaten Situbondo langsung melakukan orasi. Kebanyakan massa mengendarai sepeda motor, dan memasang bendera merah-putih ukuran kecil di bagian depannya. Beragam poster berisi kecaman kecurangan pemilu juga mereka bawa dan bentangkan.

"Kami datang untuk menyampaikan keprihatinan atas banyaknya anggota KPPS yang meninggal dunia. Selain itu, kami juga prihatin atas banyaknya hiruk pikuk kecurangan sehingga mengancam perpecahan dan terjadinya kesenjangan sosial," teriak penanggungjawab aksi Ahmad Zainuri Ghazali SH, SIP, MH.

Aksi massa yang akan diawali dengan berkonvoi sepeda motor dari titik kumpul di depan Mapolsek Panji, menuju kantor Bawaslu dan kantor KPU Situbondo berlangsung tertib dan tidak mengganggu pengendara kendaraan bermotor yang lainnya. 

“Agar konvoi massa tidak mengganggu pengguna jalan lain, maka saya minta tertib, Konvoi kita lakukan dengan tertib dan tidak boleh ada yang melebihi marka jalan. Kalau ada yang nekat melebihi marka, saya sendiri yang akan mengeluarkannya,” teriak Ahmad Zainuri Ghazali lewat pengeras suara,

Aksi demo damai yang mengambil tema Doa dan Keprihatian Terhadap Pemilu 2019 tersebut menuntut, kepada KPU RI dan Banwaslu RI melalui KPUD dan Banwaslu Situbondo untuk terus mendesak para penegak hukum agar mencari tahu terhadap meninggalnya para pahlawan demokrasi dalam melaksanakan tugasnya pada pemilu 17 April 2019 lalu untuk memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran dan kejahatan.

“Kami siap menerima dengan ikhlas penuh dengan tawakal kepada Allah SWT terhadap hasil pemilihan umum serentak tahun 2019, dengan syarat jujur ditegakan, kebenaran dan keadilan, tidak ada kejahatan politik yang dilakukan dalam semua proses penyelenggara pemilu serentak. Kami juga tidak akan pernah rela jika hukum, kebenaran dan keadilan diabaikan dan diinjak-injak di bumi pertiwi ini. Karena hal tersebut bukan hanya kejahatan terhadap konstitusi negara tetapi juga penghiyanatan terhadap para pejuang bangsa,” beber Ahmad Zainuri Ghozali dalam orasinya di depan kantor KPU Situbondo Jl. Cendrawasih Situbondo.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Ahmad Zainuri Ghazali dalam orasinya, namun dia meminta kepada komisioner KPU Situbondo untuk menemuinya dan gerakan yang dilakukan bukan gerakan makar, tapi gerakan masyarakat Situbondo. 

“Kita datang kesini tidak makar, melainkan menuntut keadilan dan kejujuran atas proses pemilu 2019 dan minta penjelasan secara langsung dari komisioner KPU,” paparnya.

Sekedar diketahui, untuk menjaga keamanan dalam aksi demo damai tersebut, Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono turun langsung memimpin jalannya pengamanan ini. Kapolres juga sempat mendatangi titik kumpul massa demo dan menemui penanggungjawab aksi demo, Ahmad Zainuri Ghazali.

Pewarta : Sony Haryono
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]situbondotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]situbondotimes.com | marketing[at]situbondotimes.com
Top