Rumah Sakit Mitra Sehat Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

Ketua Dr. Herman Ketua Tim Operasi Bibir Sumbing (kaos biru) bersama Bupati Situbondo (kaos merah) saat meninjau ruangan pasien pasca operasi bibir sumbing (Foto: Heru Hartanto/ SitubondoTIMES)
Ketua Dr. Herman Ketua Tim Operasi Bibir Sumbing (kaos biru) bersama Bupati Situbondo (kaos merah) saat meninjau ruangan pasien pasca operasi bibir sumbing (Foto: Heru Hartanto/ SitubondoTIMES)

SITUBONDOTIMES – Rumah Sakit Mitra Sehat Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Yayasan Sekar Lintas Nusantara dan Smile Train serta Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang melakukan bakti sosial mengoperasi bibir sumbing dan langit-langit kepada 20 bayi keluarga kurang mampu secara gratis, Sabtu (28/04/2018).

Direktur Rumah Sakit Mitra Sehat, H. Imam Hidayat di hadapan sejumlah wartawan mengatakan, yang terdaftar sekitar 25 anak untuk dilakukan operasi bibir sumbing dan langit-langit. Namun yang mengikuti operasi hanya 20 bayi.

"Dalam operasi bibir sumbing ini, kita bekerjasama dengan Rumah Sakit Saiful Anwar dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang. Tidak ada persyaratan khusus dalam operasi bibir sumbing ini, yang penting datang kemudian mendaftarkar nama yang akan dioperasi," jelas Imam Hidayat.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Direktur Rumah Sakit Mitra Sehat, namun dia menjelaskan kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang putra-putrinya mengalami bibir sumbing. "Mulai dari operasi hingga luka bekas operasi kering kita gratiskan semuanya," pungkas Imam.

Ketua Tim Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit Dr. Herman,  spesialis bedah plastik Rumah Sakit Saiful Anwar Malang mengatakan, dengan dilaksanakannya operasi bibir sumbing di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo ini, maka masyarakat Situbondo tidak harus melakukan operasi bibir sumbing ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

"Operasi bibir sumbing bisa terlaksana dengan baik. Operasi dilakukan oleh tim bedah plastik, kemudian tim anestesi. Agar operasi berlangsung optimal maka dalam satu tim, kita melibatkan 11 orang," tuturnya.

Kunci utama keberhasilan secara maksimal dalam operasi bibir sumbing, kata Dr. Herman, yakni para pasien pasca operasi harus mengikuti petunjuk-petunjuk dokter. Misalnya, pasien yang habis dioperasi bibirnya tidak boleh dengan cara menyedot harus menggunakan sendok. Dengan demikian kesembuhan pasca operasi bibir sumbing akan cepat," jelasnya.

Pasca operasi, imbuh Dr. Herman, pasien bisa langsung pulang atau menginap satu malam di rumah sakit. "Sebenernya penyembuhan pasca operasi bibir sumbing tidak begitu lama, tergantung pasiennya apakah mau mengikuti nasehat dokter atau tidak. Jika menuruti nasehat dokter, maka dalam waktu dekat pasca operasi bibir sumbing akan cepat sembuh," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH saat menyaksikan operasi bibir sumbing di Rumah Sakit Mitra Sehat mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyelenggarakan operasi bibir sumbing untuk masyarakat Situbondo.

"Saya ucapkan terima kasih kepada tim dokter Rumah Sakit Syaiful Anwar, Fakultas Kedokteran Brawijaya Malang dan Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo yang telah mengoperasi bibir sumbing kepada masyarakat Kabupaten Situbondo," ujarnya.

Selain itu, Bupati Dadang juga berharap kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan kembali di Kabupaten Situbondo. "Harapan saya ada kegiatan serupa yang ditempatkan di Kabupaten Situbondo," tuturnya.

Sekedar informasi, sambil menyaksikan pasca operasi bibir sumbing Bupati Situbondo memberikan bantuan uang kepada 20 orang tua bayi yang habis dioperasi. (*)

Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : zaldi deo
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]situbondotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]situbondotimes.com | marketing[at]situbondotimes.com
Top